Khamis, Disember 19, 2013

Dan sesudah kesukaran, pasti ada kemudahan pantaimu belum tampak gelombang masih menghadang badai belum juga reda lalu, mengapa kau ingin tenggelamkan kapal? rumahmu masih jauh bukit gunung masih di depan sungai lembah masih membentang lalu, mengapa kau ingin hentikan langkah? sarangmu masih di seberang awan hujan bukan halangan angin topan jadikan loncatan lalu, mengapa kau ingin tanggalkan sayap? derita dan rintangan hambatan dan tantangan musibah dan cobaan hanya merupakan awal pedih perih sedih rintih adalah niscaya sebelum kemenangan duka lara sengsara adalah niscaya bagi keberhasilan "Dan sesudah setiap kesukaran muncullah kemudahan" demikian yang dijanjikan dalam firman

Tiada ulasan:

Catat Ulasan